3/5/15

Limited Embroidery Patch by A.O.C



"Longest Nose" 
Ø 9 cm



 "Green Mask"
10 X 6,5 CM


"Three Eyes"
9.5 X 6 CM


Limited Embroidery Patch
25 edition per each
only IDR 25 K
For more info click AOC
or fast response order +62 856 433 72 951 (whatsapp or sms)

HeHe X Anonymous


"INTRUDERS #1"
40 X 50 CM
Acrylic On Oil Painting
2015


intruders#1-detail

intruders#1-detail 



 
"INTRUDERS #2"
40 X 50 CM
Acrylic On Oil Painting
 2015 



 
intruders#2-detail 

 

 intruders#2-detail


karya ini saya buat untuk dipamerakan di museum H. Widayat pada bulan maret ini.
pameran berjudul REVITALISASI : 20 Tahun Museum H. Widayat.

Maksud dari pameran ini kurang lebih seperti ini ; pihak museum ingin membuat acara yang bebarengan dengan re launching museum yang selesai di renovasi setelah mendapat bantuan dari pemerintah (saya kurang paham dari mana persisnya, yang saya tahu dari pihak pemerintah saja, dan bernilai WAW BANGET DEH,,,,hehehe).

Pameran itu sendiri ingin melihat bagaimana seniman muda sekarang (alhamdulilaah masih muda yak.... :-) ) membaca ulang karya2x si maestro Widayat ini, yang lukisan2nya terkenal dengan sebutan dekora magis.....

Sejujurnya saya kurang eksplorasi tentang karya2x si widayat ini,,,saya terlalu sibuk dengan urusan saya sendiri,,,dan menurutku pihak museum cuman dikasih tenggang waktu sebulan untuk menggarap pameran ini adalah waktu yang kurang. yaa meski kita tidak pernah merasa cukup dangan waktu itu sendiri.

ide karya INTRUDERS ini muncul saat sosialiasi pameran ini...
jadi ketika perwakilan pihak keluarga H. Widayat waktu itu bicara bahwa bapaknya pernah suatu saat membikin karya dengan merespon karya yang sudah ada. dia bercerita ada teman widayat yang seorang seniman pemahat kayu yang bekerja di kampus kehutanan ugm, si temanya ini pernah membikin karya pahatan dari pohon2x yang sudah rubuh, lalu dibeli oleh widayat dan direspon ulang.
dari cerita inilah awal ide saya membikin karya INTRUDERS.

Lukisan bercorak pemandangan sawah ini saya temukan waktu kebetulan berbelanja di toko Mir**a Ba**k (sengaja saya sensor, karena dia tidak membayar saya untuk tulisan ini,,,,hahahaha) dikawasan malioboro. satu lukisan ini seharga kurang lebih lima puluh ribuan. kenapa murah? karena memang toko ini memang terkenal sebagai toko souvenir dengan harga yang cukup terjangkau bagi para pelancong yang sedang singgah di jogja.

teknis dari karya ini cukup sederhana saya tinggal merespon dari gambar yang sudah ada.
menyelipkan karakter2x absurd di antara hamparan sawah, hutan, dan gunung yang indah :-))

sebelumnya saya kepingin mencari lukisan yang coraknya mirip dengan karakter si Widayat, tapi saya tidak menemukannya, jadi ya ga papa lah....

selama menggarap karya ini, bukan hanya ide tentang merespon karya yang pernah dilakukan oleh widayat sebelumnya, tapi tentang lukisan bertema pemandangan alam yang sering dilakukan oleh seniman2x terdahulu. kenapa selalu ada seri tentang landscape? apakah masih ada kaitanya dengan corak mooi indie pada jaman dahulu? saya belum mencari literatur tentang ini....kalo ada yang tahu boleh ya saya dikasih tahu....sip.

saya mendapat sedkit jawaban tentang itu dari obrolan dengan kawan saya, kenapa selalu ada seri pemandangan/landscape ini bahwa masih terkait dengan pembentukan kepribadian sebuah bangsa pada jaman pemerintahan Soekarno, ada juga yang berpendapat menjadi seniman pada jaman itu punya semangat yang romantik, ketika berada di suatu tempat dia ingin mengabadikan momen tersebut. cukup menarik saya kira...

sekali lagi saya belum mendapat jawaban pasti dengan bukti literatur.
saya cuman punya jawaban atas karya saya ini sebagai berikut menurut saya karya dengan corak pemandangan seperti diatas itu adalah karya yang tidak nyata....kenapa tidak nyata? karena saya tidak pernah menemukan susana seperti atas itu, meski secara teknis itu mendekati realis, tapi apa yang ada di dalam lukisan itu tidak menggambarkan yang sesungguhnya. kita cuma punya memori yang sama akan gunung, sawah, dan petani..
jadi kenapa tidak ketika saya meresponnya dengan menyusupkan figur figur yang sering saya buat, dengan interpretasi bebas menurut kalian tentunya.








2/12/15

HARE


"HARE"

The hare fears the fox.
The hare fears the wasp.
And even when a mosquito flies,
the hare is catching a sunstroke.

And only in the hare’s dream
everybody is afraid of the hare.

-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

 detail pic












this illustration was for created for province design studio and the dub publishing house.
its for illustration book children

1/3/15